DKAP Wilayah Banjarsari Adakan Diklatsar Paskibra

BANJARSARI – Dalam upaya meningkatan kesadaran bela negara di kalangan pelajar tingkat SLTP dan SLTA, Dewan Koordinasi Alumni Paskibra (DKAP) Wilayah Banjarsari menggelar Pusdiklatsar (Pusat Pendidikan dan Latihan Dasar) Paskibra yang bertempat di SMK Muhammadiyah Banjarsari bekerjasama dengan anggota Paskibra Wilayah Banjarsari angkatan tahun 2015. Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 4 sampai dengan 6 Mei tersebut berjalan lancar berkat dukungan semua pihak, seperti dari unsur muspika Kecamatan Banjarsari, dari RSUD Ciamis, alumni Paskibra Wilayah Banjarsari, serta para anggota Paskibra angkatan 2015 sebagai pelaksana kegiatan.

Menurut Komandan Rayon Militer 1317/Banjarsari, Mayor Arh. Wilde Pangalerang mengatakan dengan adanya kegiatan positif seperti ini diharapkan para pemuda Indonesia bisa lebih berkreasi lagi agar mampu memberikan kontribusi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, “kegiatan ini sangat baik sekali karena inilah moment untuk para pemuda berkreasi dan bisa mengetahui jati dirinya serta mengetahui sejauh mana Indonesia itu, dan pemuda harus memberikan kontribusi kepada NKRI,” ungkap pria kelahiran Cimahi, 31 Juli 1974 tersebut saat diwawancarai baraknews.com setelah selesai memberikan materi, Kamis (5/5) lalu.

Komandan Rayon Militer 1317/Banjarsari, Mayor Arh. Wilde Pangalerang
Komandan Rayon Militer 1317/Banjarsari, Mayor Arh. Wilde Pangalerang

Dalam materinya, Wilde menyampaikan bahwa sebelum para pemuda membela negara, pemuda harus tahu terlebih dahulu apa dan siapa yang kita bela. Sehingga dalam melaksanakan tugas sebagai warga negara selalu dilandasi dengan rasa tulus dan ikhlas.Dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi dan informasi saat ini, dikatakan oleh Danramil Banjarsari yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa saat kuliahnya, bahwa saat ini bukan perang dengan senjata lagi yang sedang terjadi, tapi proxy war sekarang sedang menjadi ancaman bagi kita semua. “Perang yang sekarang sedang terjadi bukan lagi perang seperti dulu dengan tembak-tembakan, tapi perang sekarang lebih bahaya lagi,” katanya saat memberikan materi di ruangan.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari 2 malam tersebut diikuti oleh 142 siswa yang terdiri dari 84 siswa SLTP dan 58 siswa SLTA yang berasal dari sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Banjarsari dan Kecamatan Pamarican.Dihari terakhir kegiatan tersebut diadakan prosesi pengukuhan bagi para peserta Pusdiklatsar yang menandai bahwa saat ini mereka yang semula berstatus sebagai Calon Paskibra menjadi Anggota Paskibra angkata tahun 2016. (Bayu Eriga)

No ratings yet.

Nilai Kualitas Konten

Komentar